Welcome To Tn.ONE Blog " Twelve Science One Blog " , www.tuanoneblog.blogspot.com , Thanks For Visiting

Pages

Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Desember 2013

Kapsul Penyelamat Tsunami – Tsunami Survival Pod

tsunami survival pod

IlmuPengetahuan – Terinspirasi oleh tsunami tragis yang melanda Jepang tahun lalu, Australian Houseboat Builder, Matt Duncan asal Australia memutuskan untuk merancang dan membangun sebuah kapsul yang berfungsi untuk tempat penyelamatan diri dari bencana tsunami. Survival Pod Tsunami adalah nama dari benda yang berbentuk kapsul atau menyerupai tangki air berwarna orange tersebut,  dirancang untuk melindungi dari hantaman tsunami, yang bisa digunakan hingga empat penumpang.
 
interior tsunami survival podTerbuat dari bahan yang sama yang dia gunakan dalam rancangan Haouseboat Spiralnya. kapsul tersebut mampu bertahan hingga berat enam ton. Hampir seperti mobil yang sistemnya dirancang untuk menyerap dan mengurangi dampak dari tsunami. Desain kursi penumpang dibentuk bak gaya mobil rally, lengkap dengan lima titik keamanan yang diperuntukkan mencegah penumpang di dalamnya dari goncangan akibat terkena hantaman dan terseret arus kuat tsunami, dilengkapi pula jendela anti peluru setebal 1 inci yang berguna agar cahaya bisa menerangi di dalam kapsul dan yang jelas agar tidak begitu sesak di dalam.
Kapsul “POD” ini memiliki simpanan udara selama kurang lebih 2,5 jam untuk bertahan hidup. Kapsul “POD” ini juga dilengkapi lampu seperti suar yang berkedip yang berfungsi untuk memberi tahu tim penyelamat, serta dilengkapi pula pengait untuk penyelamatan menggunakan helikopetr. Harga kapsul “POD” tersebut dibanderol dengan harga $ 8.500, mungkin harga tersebut terbilang kecil untuk membayar sesuatu yang benar-benar bisa menyelamatkan hidup Anda, kata Matt Duncan.

Sumber : www.news.com.au/national/aussie-creates-8500-steel-tsunami-survival-pod/story-fndo4eg9-1226476458453

Source :

Pesawat Ringan Generasi Kedua Indonesia

pesawat ringan tanpa awak

Sejak 10 tahun yang lalu, pengembangan pesawat tanpa awak sudah dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Memasuki tahun ini, riset penerbangan di Lapan sendiri sudah tahap pembuatan prototipe pesawat tanpa awak. Pesawat ini nantinya dapat digunakan untuk tujuan pemantauan kondisi bencana seperti, bencana alam, kebakaran hutan, serta pemetaan rupa bumi. Selain lembaga-lembaga tersebut di atas, pengembangan pesawat tanpa awak ini juga melibatkan Direktorat Jenderal perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Kerjasama antara pihak-pihak terkait sudah disepakati akhir bulan April lalu.

Beberapa pesawat tanpa awak pun sudah berhasil dikembangkan di Indonesia, seperti pesawat intai tanpa awak yang disebut Lapan SUAV-01 yang digunakan untuk tujuan pemantauan. Pesawat ini telah diuji coba untuk memotret kondisi Gunung Merapi pada ketinggian 2000 meter. Selain pesawat tersebut ada juga pesawat BPPT01A-200-PA7 yang diberi nama “Wulung” yang akan diproduksi berjumlah 3 unit untuk memenuhi kebutuhan kementrian Pertahanan. Pesawat tanpa awak ini akan digunakan untuk pengawasan transportasi, SAR, penelitian atmosfer, dan pengamatan vegetasi daerah kritis. Pengembangan pesawat ringan tanpa awak juga dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi, seperti UGM, ITB, dan ITS.
Rancangan dari Fakultas Teknik UGM misalnya, mengembangkan UAV model Quadcopter. Pesawat yang berjenis helikopter ini mempunyai 4 baling-baling yang bisa terbang kesegala arah bergerak secara horizontal dan vertikal dan dapat menjangkau ke berbagai sudut. Pesawat UAV UGM telah melakukan ujicoba memantau Candi Borobudur pasca erupsi Gunung Merapi tahun 2010. Dibekali sistem pemodelan citra berbasis fotogrametri, pesawat ini mampu mengambil gambar objek dengan resolusi 10 sampai 30 cm. Untuk pemotretan seluruh area Candi Borobudur, cukup dengan 4 sampai 6 foto.

lapan surveillance aircraft (LSA)

Akhirnya setelah menghasilkan prototipe pesawat nirawak, lapan melangkah lebih maju dengan mengembangkan pesawat ringan  generasi kedua yang disebut Lapan Surveillance Aircraft (LSA). Pesawat ini nantinya dapat mengangkut 2 awak. Menurut Kepala Pusat Teknologi Penerbangan Lapan, Rika Andiarti, LSA nantinya akan digunakan untuk mengumpulkan data verifikasi dan validasi data satelit. LSA sangat efisien, karena dapat memantau lebih cepat ketimbang dengan satelit, yang harus menunggu hasil data sekitar 16 hari. Dalam pengembangan pesawat LSA, lapan bekerjasama dengan Universitas Teknik Berlin.

Source :

Selasa, 17 Desember 2013

Gunakan Tenaga Anda untuk Mengisi Baterai Ponsel

Gunakan Tenaga Anda untuk Mengisi Baterai Ponsel 

TEMPO.CO, Jakarta - Berlari bermeter-meter jauhnya memang bisa menyehatkan badan. Tapi, selain untuk kesehatan, bagaimana jika tenaga yang dikeluarkan bisa dimanfaatkan untuk hal lain yang bermanfaat? Hal inilah yang ingin diwujudkan oleh tim peneliti dari Northwestern University, Chicago, Amerika Serikat. Tim peneliti membuat perangkat yang bisa mengisi daya ponsel dengan menggunakan tenaga yang dihasilkan ketika Anda berlari.

Dikutip dari situs Digital Trends, Jumat, 6 Desember 2013, perangkat yang bernama myPower ini akan mengubah energi kinetik saat Anda berlari atau olahraga selama 45 menit. Energi itu akan diubah menjadi baterai yang bisa bertahan selama tujuh atau delapan jam untuk kegunaan ponsel.

Ketika pengguna bergerak, seperti saat lari atau senam, tubuh akan menghasilkan enegri kinetik. Energi itu akan menghasilkan magnet di dalam perangkat, dan ketika magnet itu bergesekan, kumparan energi akan terkumpul. Energi itu akan disimpan ke dalam myPower dan akan mengalirkan daya betarai ketika akan digunakan.

Karena kegunaannya yang portable, myPower dibuat hanya seukuran penghapus papan tulis. Disediakan juga pengait yang bisa dipasangkan ke pakaian atau ikat pinggang pengguna ketika berlari. Sejauh ini, myPower masih dalam bentuk prototype. Tim peneliti masih mencari investor yang mau mendanai perangkat yang multifungsi ini.

Source : 
http://www.tempo.co/

Ilmuwan: Manusia Berasal dari Babi dan Simpanse

Ilmuwan: Manusia Berasal dari Babi dan Simpanse 

TEMPO.CO, London - Ahli genetika Amerika mengklaim bahwa manusia berasal dari hibridisasi babi jantan dan simpanse betina. Klaim tersebut diungkapkan oleh Dr Eugene McCarthy dari University of Georgia yang juga ahli hibridisasi hewan terkemuka di dunia.

McCarthy mengatakan, kemiripan manusia dan simpanse memang banyak ditemukan. "Tapi kami juga menemukan banyak ketidakmiripan karakteristik manusia dan primata itu," katanya. Ketidakmiripan itu, menurut McCarthy, adalah hasil hibridisasi waktu lampau dalam sejarah evolusi manusia.

Bahkan ada satu hewan yang memiliki semua ciri-ciri yang membedakan manusia dengan primata dalam kerajaan hewan. "Hewan itu adalah babi," kata McCarthy. Ia menjelaskan hipotesis yang mengherankan itu dalam Macroevolution.net. Meskipun hanya hipotesis, namun ia menyertakan bukti kuat sebagai pendukungnya.

Para ilmuwan menganggap bahwa simpanse adalah kerabat terdekat evolusi manusia dengan pembuktian genetik. Namun McCarthy menunjukkan, meski terdapat banyak kesamaan genetik, tapi ada sejumlah besar karakteristik anatomi yang membedakan keduanya. Perbedaan ini seperti kulit berbulu, lapisan lemak yang tebal, warna mata yang cerah, hidung menonjol dan bulu mata yang berat. Dan, menurut dia, karateristik ini justru lebih mirip dengan babi.

Memang, jaringan kulit babi dan katup jantung dapat dilakukan untuk pengobatan karena kesamaan dan kompatibilitasnya dengan tubuh manusia. McCarthy menjelaskan, percampuran babi dan simpanse pada masa lalu kemungkinan diikuti oleh generasi silang balik. Keturunannya menjadi lebih mirip simpanse ketimbang babi.

Hipotesis ini mengundang kritikan keras. Namun McCarthy percaya bahwa dalam kasus manusia dan makhluk lainnya, modifikasi hibrid dalam teori evolusi dapat menjelaskan berbagai fenomena. Bahkan teori evolusi Darwin pun kesulitan untuk menjelaskan.


Source :
http://www.tempo.co/

Otak Pria dan Wanita Ternyata Berbeda

Otak Pria dan Wanita Ternyata BerbedaTEMPO.CO, Philadephia - Para ilmuwan telah menemukan perbedaan besar antara otak laki-laki dan perempuan. Otak perempuan terprogram menjadi lebih baik untuk melakukan banyak tugas secara simultan. Sedangkan otak pria, lebih baik dalam berkonsentrasi pada tugas-tugas komplek yang tunggal. Seperti membaca peta atau memasak makanan.

Para ilmuwan tersebut memindai 949 otak laki-laki dan perempuan muda. Mereka menggunakan sistem pencitraan difusi MRI untuk memetakan hubungan antara bagian-bagian dalam otak.

Dalam penelitian itu, ditemukan bahwa wanita memiliki hubungan yang jauh lebih baik antara sisi kiri dan kanan otak. Sedangkan pria, aktivitas otak lebih intens pada bagian individu otak, terutama cerebellum yang mengontrol keterampilan motorik.

Pria juga memiliki hubungan yang lebih baik antara bagian depan dan belakang otak. Ini memberi mereka kemampuan yang lebih baik untuk memahami informasi dan menggunakannya segera guna melaksanakan tugas-tugas kompleks. Maka mafhum ketika pria lebih cepat dalam hal belajar berenang maupun parkir mobil. Sementara perempuan memiliki kemampuan lebih baik mengingat wajah seseorang atau mengingat di mana seseorang telah ditemui.

Hasil penelitian ini, tampaknya bisa menjadi pendukung teori larisnya buku psikologi populer berjudul Man From Mars, Women From Venus. "Penelitian ini menunjukkan bahwa jika perempuan dan laki-laki diberi tugas yang melibatkan dua aktivitas untuk berpikir logis dan intuitif, maka perempuan akan lebih baik melakukannya," kata Dr Ragini Verma, peneliti dari University of Pennsylvania.

Sebaliknya, otak pria justru lebih baik dengan aktivitas instan yang harus dilakukan sekarang juga. Sebab, otak bagian depan-belakang lebih intens terhubung.

Source :
http://www.tempo.co/

Ditemukan, Gel Sintesis Penumbuh Tubuh


TEMPO.CO, Pittsburgh - Ilmuwan kini telah menciptakan gel yang bisa memperbaiki bagian tubuh rusak. Gel ini juga dapat digunakan untuk penyembuhan diri dari rasa sakit. Ilmuwan dari dua universitas di Pittsburgh telah menyalin cara regenerasi bagian tubuh amfibi untuk membuat gel sintesis itu.

Anna Balazs dari University of Pittsburgh mengatakan, bahwa ini adalah gel pertama buatan manusia yang mampu menumbuhkan kembali bagian tubuh yang terpotong. "Kemampuan amfibi menumbuhkan kembali anggota badan adalah hal yang luar biasa," katanya.

Balazs dan tim ilmuwan yang tergabung dalam studi ini merancang bahan dengan gel berada di dalamnya. Gel ini berisi nanorods berukuran 10 ribu kali lebih kecil dari lebar rambut manusia.

Ketika jaringan tubuh rusak, gel tersebut akan melakukan perbaikan pada permukaannya. Pertumbuhan berhenti ketika partikel tertentu di lapisan luar selesai bereaksi terhadap perubahan. "Materi gel ini dapat digunakan untuk penyembuhan rasa sakit maupun menyebuhkan retak," kata Shyni Varghese, profesor di University of California. Penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Nano Letters.

Source : 
http://www.tempo.co/

Page Navigation byTutorial Blogspot